BELI TOKEN LISTRIK ONLINE OTOMATIS VIA WEB

Mayoritas pelanggan listrik kini sudah beralih ke paket pulsa listrik via transaksi token listrik.  Ini lantaran pulsa listrik lebih praktis dan efisien dibanding berlangganan listrik bulanan, sehingga kebutuhan untuk mendapatkan token listrik meningkat.

Sayangnya, ada satu kelemahan: jika pulsa listrik habis pada kondisi kritis, misalnya tengah malam, saat hujan lebat, plus jarak ke tempat atau agen token listrik jauh, maka ini bisa menjadi musibah. Belum lagi jika ada trobel saat melakukan pembelian token listrik via penjual offline yang diragukan kecepatan aksesnya. 

Sering kan ketemu kasus gini: pulsa listrik pending lama karena masalah validasi token atau trobel lainnya, atau bahkan tidak masuk sama sekali alias transaksi gagal. Alhasil harus kembali lagi ke tempat pembelian pulsa listrik dan mengurus segala sesuatunya. Pernah nih beli pulsa listrik di Indomerat tapi pulsa ga kunjung masuk. Setelah balik ke sana lagi, ternyata kasirnya udah beda, udah pergantian shift. Ngurusnya jadi lebih ribet lagi karena harus cek data pembayaran token dulu. Belum lagi kalo si kasir gak mahir ngurusnya. Ribet dah pokoknya!

Nah, untungnya kini sobat bisa beli token listrik online, baik via browser dekstop maupun mobile, plus pembayarannya aman karena via transfer bank. Prosesnya cepat dan semua tahap proses diinformasikan via sms saat mengisi form pemesanan. Jauh lebih mudah bukan, daripada harus nyalain motor, ke counter pulsa atau ke Indomerat/Alfamerat, ngantri di kasir (sering banget), udah gitu belum tentu token pulsa listrik langsung didapet. Jelas pembelian token listrik secara online jauh lebih efisien dan mudah.
pulsalistrik

Ada satu layanan yang jual token listrik online yang cukup memenuhi syarat di atas: situsnya mobile friendly, jadi bisa diakses dari smartphone maupun PC. Prosesnya serba otomatis tanpa campur tangan manusia, sehingga semua proses aman dari mata manusia dan semua kerahasiaan terjaga. Semua status pemesanan token listrik bersifat live (auto update) dan bisa dipantau dengan mudah serta transparan.
live update status pemesanan token listrik
Fitur cetak struknya berfungsi sama seperti struk token listrik yang dibeli secara offline, sehingga semua proses pembelian hingga mendapatkan token pulsa listrik pasti valid. 
fitur cetak struk pulsa
Saya liat pelangganya udah bejibun gitu. jadi ini menunjukkan bahwa layanannya mudah dan efisien. Customer servicenya juga selalu siap siaga. Cek aja bagian testimoni / komentar di bagian bawah website-nya. Udah gitu layoutnya enak diliatin jadi ga bikin pegel melototinnya. Saya tidak akan bicara banyak di sini ;p

Kemudahan ini tentu menjadi sebuah trend baru di dunia per-token-an atau per-pulsa-an listrik. Hahaha.., lebay.. Sebab semua proses tinggal dilakukan di depan komputer atau smartphone, sama kaya sobat yang kini lebih demen tongkrongin toko online daripada peras keringat muter-muter mall atau department store. Jika penasaran dengan prosesnya, sobat bisa mulai mencobanya di pulsalistrik.com.

UNTUNG-RUGI USAHA LOKET PPOB -Berbagi Pengalaman- Bag. 1

Sesuai dengan tema di atas, maka tulisan saya ini adalah memperkenalkan dan mungkin sedikit menceritakan "bisnis" awal yang sekarang masih saya jalani, yakni Usaha Loket PPOB. Mungkin terlalu berlebihan pula kalau saya menulis kata "bisnis". Berlebihan menurut saya dikarenakan dengan menyebut kata "bisnis" tentunya yang ada dalam benak kita adalah usaha yang dijalankan secara besar-besaran, mungkin pula secara profesional dengan melibatkan banyak orang didalamnya, memiliki organ atau struktur yang jelas, memiliki izin usaha, dan lain-lain. Oleh karena itu, sebut sajalah apa yang saya jalani ini adalah "Usaha kecil-kecilan" atau "usaha sampingan." Disebut usaha kecil-kecilan, karena memang yang menjalankan hanya saya sendiri, atau paling tidak saya dan keluarga saya sendiri. Disebut usaha sampingan, karena aktivitas utama saya untuk membiayai hidup keluarga saya adalah bekerja pada perusahaan tempat saya sekarang ini. Kok bisa yah sudah bekerja atau sudah punya pekerjaan tetap yang bisa menjamin pendapatan tetap tiap bulannnya, masih saja cari tambahan dengan buka usaha? Saya menjalankan usaha ini, salah satunya terinspirasi dari ucapan mantan rekan kerja saya dulu. Rekan saya itu berkata "saya berdosa kalau saya tidak buka usaha di rumah, dikarenakan boss kita yang notabene gaji atau penghasilannnya jauh lebih besar dari kita, masih saja cari duit di tempat lain," entahlah benar atau salah ucapan teman saya itu, soalnya dosa manusia itu hanya Allah, SWT yang tahu. Baiklah, mari kita mulai bercerita sedikit tentang usaha kecil-kecilan saya ini.


Berawal dari saya menemukan rekening pembayaran listrik kantor istri saya, di balik lembar rekening tersebut tertera informasi tentang pihak ketiga yang melaksanakan penampungan pembayaran rekening listrik. Terlintaslah dalam benak saya untuk minta bantuan Google untuk menggali lebih dalam tentang informasi pihak ketiga tersebut. Dengan bantuan Google, saya bisa langsung mengakses situs pihak ketiga tersebut dan mencari tahu syaratnya  apa saja agar bisa menjadi mitra kerja pihak ketiga tersebut, kita sebut saja "vendor". Sebenarnya ada beberapa alternatif vendor PPOB yang lain, tapi saya berpendapat vendor inilah yang cukup menguntungkan dari segi pembagian feen. Untuk menggali lebih dalam tentang syarat untuk menjadi mitra, saya juga berkomunikasi dengan salah seorang dari list Contact Person vendor tersebut lewat sms dan telepon langsung. Singkat kata, akhirnya saya memberanikan diri dengan tanpa mempertimbangkan untung-ruginya, untuk menjadi agen/mitra kerja vendor tersebut dengan membuka usaha loket PPOB ini di mana salah satu syaratnya saya harus mentransfer sejumlah uang sebagai deposit awal. Dengan bermodal 1 Unit PC eksisting dan Printer dot matriks yang baru maka saya memulai usaha ini dengan memilih tempat di rumah ibu saya yang cukup ramai.
Loket Pembayaran ini disebut juga sebagai Payment Point Online Banking atau disingkat PPOB. Loket Pembayaran ini tidak hanya melayani pembayaran listrik PLN (listrik pasca bayar) saja, juga melayani pembelian token/voucher listrik prabayar,pembayaran tagihan telepon telkom, pembayaran pulsa pasca bayar, pembayaran PDAM setempat, pembelian pulsa HP, dan masih banyak lagi. Fee yang diterima dari agen tersebut bervariasi antara Rp. 750 s/d 2000 per satu kali transaksi tergantung jenis pembayaran, yang diterima dengan cara diakumulasikan pada awal bulan berikutnya, sedangkan voucher pulsa keuntungannnya  kita atur sendiri dengan menetapkan margin antara harga voucher dari loket atau dari vendor dengan harga yang kita jual ke pembeli pulsa. Sayangnya, ternyata usaha ini memiliki kekurangan: bahwa usaha ini harus mengejar jumlah transaksi yang banyak untuk meningkatkan jumlah fee dan jumlah fee pun sudah ditetapkan oleh sang vendor. Jadi berapapun jumlah, misalkan, pembayaran listrik, feenya tetap begitu saja. Jadi pelanggan yang membayar listrik sebesar Rp. 25.000.000,- (Biasanya pelanggan korporasi) dan pelanggan yang membayar listrik Rp 50.000, - (biasanya pelanggaan rumahan) feenya sama saja. Sementara di lain pihak usaha loket pembayaran ini harus senantiasa menyediakan sejumlah deposit yang kira-kira mencukupi untuk menampung pembayaran-pembayaran pelanggan akan listrik PLN, air PDAM, telepon TELKOM, angsuran pembayaran ADIRA, dan lain-lain. Inilah yang menjadi kendala bagi saya, dengan modal yang terbatas untuk deposit loket akan menjadi dilema sekiranya ada pelanggan yang membayar satu rekening/satu kali transaksi dengan jumlah rupiah yang cukup besar. Sebagai contoh pada hari ini deposit yang tersedia Rp. 10 juta, dan pada hari ini tiba-tiba ada customer/pelanggan dari kantor PT ABC yang membayar listrik 2,5 juta, telepon 1 juta, pdam 500 ribu jadi total semua 4 juta rupiah. Jadi hanya 3 (tiga) transaksi dengan nilai yang cukup besar yang hampir mencapai setengah dari jumlah deposit, feenya cuma 6 ribu yang didapat dari 3 x 2.000 (misalkan tiap transaksi feenya 2 ribu). Misalkan pula, di hari yang lain terjadi transaksi-transaksi pembayaran rekening yang berjumlah 15 transaksi tetapi dengan nilai rupah yang kecil dengan menghabiskan deposit hari itu senilai 4 Juta rupiah, jadi keuntungan yang diperoleh adalah 15 x 1500 (ingat bahwa feenya bervariasi dari 750 s/d 2000, jadi saya mengambil nilai medium saja yakni 1500) =  Rp. 22.500.-. Coba anda bandingkan dengan deposit yang sama, satu menghasilkan Rp. 6.000, yang satunya menghasilkan Rp. 22.500,- hanya karena perbedaan jumlah transaksi, bukan karena besarnya rupiah transaksi.  Hal di atas belum dikurangi dengan biaya-biaya yang menyertainya, yang tentu saja tidak boleh diabaikan. Biaya-biaya tersebut antara lain, biaya listrik untuk 1 unit PC dan Printer, biaya koneksi data, biaya makan atau operasional pegawai, biaya transportasi ke bank untuk mengisi kembali deposit. Perlu saya tekankan di sini adalah biaya transportasi ke bank. Hampir setiap hari operator saya ke bank untuk mengisi deposit, dan kebetulan pula operator saya tidak bisa mengendarai motor yang otomatis harus menggunakan jasa ojek/bentor yang sekali pulang pergi bayar 20 ribu. Ini sebenarnya bisa disiasati dengan mengisi deposit dalam jumlah yang sangat besar, paling tidak cukup untuk menampung transaksi selama 1 minggu. Jadi seandainya tiap hari rupiah transaksi rata-rata Rp 10 juta, maka yang didepositkan paling tidak Rp. 60 juta. Tapi apakah, mungkin bagi saya memiliki dana 60 juta rupiah? saya rasa tidak. Benar-benar sebuah dilema. Tetapi hal itu tidak membuat saya mundur, saya memutuskan dengan keyakinan penuh tetap maju menjalankan usaha Loket PPOB ini.
Sebagai kesimpulan, membuka Usaha Loket PPOB tidak direkomendasikan jika kita tidak memiliki modal yang tidak memadai. Kecuali mungkin kita memiliki modal yang lumayan besar yang bersifat menganggur dan kita bisa fokus untuk menjalankan usaha ini dengan sungguh-sungguh. Selain itu sebenarnya usaha ini bisa sangat menguntungkan jika kita mampu memperoleh jumlah transaksi yang sangat besar, bayangkan jika dalam satu bulan kita bisa mencapai 2000, 3000, 4000, atau bahkan 5000 transaksi tiap bulannya (2000 transaksi x fee 1500 = Rp 3 juta, 5000 transaksi x fee 1500 = Rp. 7,5 juta) dan menyetor deposit hanya satu kali, misalkan langsung menyetor deposit 200 juta. Saya yakin masih ada loket PPOB yang bisa seperti ini. Tapi apakah mungkin bisa mencapai jumlah transaksi sebesar itu, sementara sudah banyak loket-loket PPOB sejenis di sekitar kita? Bahkan Alfamart, Indomaret, Alfamidi sudah menyediakan layanan serupa, yang jelas-jelas menambah tingkat persaingan. Yah, namanya juga usaha. semuanya bergantung dan berpulang ke diri kita masing-masing, sejauh mana kita bisa mencapainya. Bagaimana cara menghitung fee atau keuntungan dari Usaha Loket PPOB ini, nantikan tulisan saya bagian ke dua, Sekian, Wassalam.

ppobceper


Sampai saat ini, riil fee yang saya dapat dari usaha ini rata-rata 350 ribu s/d 480 ribu dengan nilai deposit yang juga menggambarkan total rupiah transaksi antara 45 juta s/d 50 juta tiap bulannya. Boleh dibilang loket PPOB saya ini belum pernah sekalipun mencapai fee sebesar 500 ribu dimana usaha ini sudah hampir 10 bulan saya jalani. Sebagai informasi, di sistem PPOB saya ini (sistem yang disediakan PPOB saya) fee yang sebenarnya,  menurut yang saya amati, --sebenarnya ada hitungan pastinya-- hanyalah berkisar 60%  s/d  65% dari jumlah fee yang ada di sistem, , sisanya adalah jatah fee vendor. Jadi misalkan fee akhir bulan di sistem adalah 800 ribu, riil fee yang saya dapat paling tidak hanya 60% dari 800 ribu, yakni sekitar 480 ribu. Nanti akan saya jelaskan lebih detail pada tulisan saya yang kedua. Sesuai dengan yang saya paparkan di atas, jumlah rupiah transaksi tiap bulannya mencapai rata-rata 45 juta s/d 50 juta, jumlah itu tidak menggambarkan modal deposit saya secara rill, deposit saya hanya 3 s/d 5 juta, dari jumlah itulah yang saya sirkulasikan atau depositkan hampir setiap hari, dan di akhir bulan terakumulasi menjadi rata-rata 45 juta s/d 50 juta. Jadi coba anda bayangkan sendiri, menguntungkan atau tidak? dengan jumlah rupiah (bukan frekuesi) transaksi yang sangat besar yakni 50 juta rupiah, keuntungan yang saya dapatkan hanya 450 ribu rupiah saja. Itu pun belum dikurangi dengan biaya operasional tiap bulannya. Untuk kasus loket PPOB saya ini biaya-biayanya antara lain, -sudah saya paparkan pula di atas- biaya transportasi yang mencapai 150 ribu tiap bulannya, biaya modem atau paket data 50 ribu, estimasi biaya listrik 100 ribu, gaji karyawan 300 ribu (kebetulan karyawan/operatornya adalah keluarga saya, jadi mau menerima gaji segitu). Jadi total biaya operasionalnya adalah 600 ribu belum lagi biaya-biaya tidak langsung lainnya. Jadi keuntungannya di mana? kalau fee hanya 500 ribu rupiah.

UNTUNG-RUGI USAHA LOKET PPOB -Berbagi Pengalaman- Bag. 2

Pada bagian kedua tulisan ini, yang pastinya lanjutan dari tulisan saya pada bagian pertama, tidak ada salahnya saya menampilkan atau menyajikan informasi dan cara menghitung fee usaha loket PPOB saya. Awalnya saya mengira apa yang ditampilkan vendor PPOB saya di Laporan Penjualan, yang bisa diakses melalui situs/website vendor PPOB saya, itulah merupakan fee yang saya dapat tiap bulannya, maka tergambarkalah sebesar apa atau seberapa banyak fee yang saya dapatkan.
Yah, menurut penilaian saya, cukup lumayan buat menambah penghasilan yang bisa dipakai belanja kecil-kecilan tiap harinya. Berikut screenshot fee yang saya ambil dari website PPOB saya:


Sebagai informasi, vendor PPOB saya menyediakan Web Report yang berisi menu Deposit dan Transaksi yang bisa diakses dengan memasukkan User ID dan Password keanggotaan kita. Screenshot di atas menampilkan informasi transaksi bulanan yang berisi tanggal, jumlah transaksi dalam lembar, fee dalam kolom admin, dan total rupiah transaksi dalam sebulan. Dari situ terlihat jumlah transaksi saya adalah sebanyak 424 lembar transaksi, ini termasuk pulsa yang keuntungannya bisa kita atur sendiri dan menariknya langsung, jadi exclude pada laporan di atas. Juga, terlihat rupiah transaksi sebesar Rp. 52.720.806, jumlah yang sangat besar, tapi harus diingat bahwa jumlah di atas hanyalah akumulasi perputaran deposit, silahkan merujuk kembali ke tulisan saya yang pertama. Yang tidak  kalah menariknya, adalah informasi fee (pada kolom admin) yang jumlahnya Rp. 805.600,-. Menurut saya sebagai pemula, jumlah itu lumayan besar. Seandainya anda punya cicilan kredit motor atau cicilan kartu kredit yang jumlahnya sekitar lima ratus ribuan per bulannya, berarti anda tidak perlu mengganggu gaji bulanan anda, cukup membayarnya dari usaha sampingan Loket PPOB, benar bukan?
Dalam rentang waktu 2 s/d 5 hari oleh pihak vendor saya, ditransferlah bonus atas fee yang dikonversi kedalam bentuk deposit (tentunya bisa diuangkan melalui pembayaran rekening listrik, dll oleh pelanggan). Informasi mengenai bonus loket, pun dapat kita jumpai dalam Laporan Penjualan/ Web Report pada menu Deposit. Berikut screenshot depositnya:
  1. Perbanyak spanduk/informasi mengenai loket anda atau paling tidak buatlah spanduk yang mencolok.
  2. Usahakan spanduk atau neonbox anda terlihat dari segala sisi (sisi kiri dan kanan jalan).
  3. Bila diperlukan buatlah brosur yang isinya memperjelas keberadaan loket PPOB anda.
  4. Percepatlah  koneksi data anda, hal ini untuk mengurangi waktu tunggu pelanggan. Pelanggan pasti merasa tidak nyaman jika mereka menunggu terlalu lama.
  5. Sediakan ruang tunggu/kursi tunggu untuk kenyamanan pelanggan.
  6. Usahakan buka di awal pagi, kadang pelanggan yang berstatus karyawan atau pegawai mampir untuk membayar rekening listrik, air, atau telpon sebelum mereka ke tempat kerjanya.
  7. Jangan sampai sering terjadi penolakan pembayaran dengan alasan deposit habis, hal ini bisa mempengaruhi reputasi loket kita di mata pelanggan yang bisa beralih ke tempat lain. Juga, jangan sampai terjadi penolakan dengan alasan koneksi offline (data atau kuota internet habis).
  8. Terimalah uang pelanggan dulu, kemudian cetak bukti pembayarannya.
  9. Ada baiknya, seperti yang disarankan oleh pengelola, sediakan detektor uang palsu. Juga sediakan uang receh untuk kembalian.
  10. Buatlah stempel lunas dan bila perlu stempel logo loket PPOB anda, beberapa customer leasing meminta stempel logo loket PPOB.
  11. Rawatlah Komputer dan Printer loket PPOB anda, bila perlu komputer anda hanya diperuntukkan khusus untuk mengelola sistem PPOB, hal ini untuk menghindari malware, virus, kuki, dan cache yang berlebihan yang bisa memperlambat koneksi internet anda.
  12. Transaksi terbanyak biasanya pada tanggal 5 s/d tanggal 20 tiap bulannya, silahkan anda mengoptimalkan deposit anda pada rentang waktu tersebut.
  13. Sebaiknya sediakan tempat parkir yang aman.
  14. Tidak ada salahnya anda membuka loket sampai malam hari dan pada hari Sabtu dan Ahad, jika kondisi memungkinkan.
  15. Buatlah Laporan Administrasi loket anda secara manual sebagai back up atas Web Report.


Menampilkan Transaksi Loket dalam Sebulan



Tabel yang menunujukkan mutasi deposit dalam sebulan.
Pada gambar di atas, ditampilkan mengenai mutasi deposit selama sebulan yang menampilkan tanggal, jumlah dan jenis. Dari gambar di atas kita bisa menemukan informasi mengenai bonus/keuntungan yang saya dapatkan selama tansaksi bulan sebelumnya, jelas terlihat ternyata bonus/keuntungan yang saya dapatkan adalah Rp. 489.500,- bukan Rp. 805.600,- seperti yang tertera pada Laporan Penjualan di atas. Setelah bertanya ke admin/contact person vendor PPOB saya, ternyata dugaan saya salah, saya tidak memperhitungkan fee vendor PPOB saya sendiri. Bahwa, dalam Web Report tentang fee, di situ juga termasuk fee vendor saya sendiri. Jadi laporan tentang fee di atas terbagi menjadi dua, fee loket saya sendiri dan fee vendor saya. Sebenarnya, informasi mengenai fee sudah jelas terpampang pada web site vendor saya seperti pada screenshot di bawah ini:


Apa yang menjadi asumsi saya selama ini salah, saya menganggap fee yang ada dalam Web Report, itulah bonus atau keuntungan loket saya. Ternyata sayalah yang salah, dan mungkin orang yang tidak memperhatikan secara seksama dengan apa yang ditampilkan di website pengelola bisa saja salah menduga seperti saya. Dari gambar di atas didapatkan informasi keuntungan loket terbagi atas dua yakni Fee dan Admin. Dan bagian fee admin-lah yang ditampilkan di Web Report dan tentu saja pada struk pembayaran rekening pelanggan, hal inilah yang luput dari perhatian saya. Rumus fee sebenarnya loket PPOB saya adalah "Admin" dikurangi dengan "Fee" (Seperti yang tercantum di screenshot web site di atas). Untuk lebih jelasnya berikut perhitungan fee Loket PPOB saya dalam bentuk file excel, silahkan anda mengunduh filenya di sini untuk excel 2012 ke bawah dan di sini untuk excel 2013 ke atas.

Kesimpulan dan Trik:
Pelanggan adalah roh dari Loket PPOB maka rekrutlah sebanyak-banyaknya dan pertahankan agar mereka tidak pindah ke tempat lain, oleh karena itu berikanlah pelayanan yang terbaik. Berikut tips dan triknya (berdasarkan pengalaman loket PPOB saya):
Sebagai tambahan informasi vendor Usaha Loket Pembayaran PPOB ini, menurut saya, setelah membandingkan dengan yang lain, adalah yang terbaik dalam memberikan fee dan pelayanan. Silahkan anda menilai dan membandingkan sendiri. Pada akhirnya, selesailah tulisan saya mengenai Untung-rugi Usaha Loket PPOB ini, semoga tulisan ini bisa memberi manfaat bagi kita semua, terutama bagi anda yang mau membuka usaha seperti ini. Wassalam

Pelayanan mulai Pkl. 08.00 - 21.00
CARA ORDER, HUBUNGI KAMI:

SMS/WhatsApp : 085647826309
CALL CENTER : 085291983399
PIN BBM : 24E6BF16

Chat via Yahoo

Info detail : lihat disini

BANK

BCA Pulsa 

Gratis
0306324599
ANDRI WIBOWO

BRI Pulsa Murah
673201009510532
ANDRI WIBOWO
close

"Pahamilah bahwa peluang bisnis itu seperti angkutan kota, ketika yang lain pergi maka akan ada berikutnya lagi yang datang"

Beli Pulsa LISTRIK ONLINE
Jasa penjualan token pulsa listrik PLN online 24 jam cukup transfer ke rekening
www.dodolpulsa.tk

JAKARTA DIARY SEX
Heboh cewek indo dibabat oleh Bule Belanda
www.xhamster.com

Daftar Fb Bikin Akun Facebook
Iklan kan bisnis anda disini dan dapat keuntungan yang besar
www.dodolpulsa.tk

Bisnis Tanpa Resiko
semua member bisnis ini berkesempatan untuk mendapatkan Penghasilan walau tanpa melakukan kegiatan promosi sekalipun
www.tanparesiko.com

Ads by google
Support : DEDDY | aditya | Novita
PPOB BUKOPIN - All Rights Reserved by deddysaputro
Created by deddysaputro Published by Mas deddy
Proudly powered by Blogger
-->