Heboh cewek indo dibabat oleh Bule Belanda
www.xhamster.com
Pada bagian kedua tulisan ini, yang pastinya lanjutan dari tulisan saya pada bagian pertama, tidak ada salahnya saya menampilkan atau menyajikan informasi dan cara menghitung fee usaha loket PPOB saya. Awalnya saya mengira apa yang ditampilkan vendor PPOB saya di Laporan Penjualan, yang bisa diakses melalui situs/website vendor PPOB saya, itulah merupakan fee yang saya dapat tiap bulannya, maka tergambarkalah sebesar apa atau seberapa banyak fee yang saya dapatkan.
Yah, menurut penilaian saya, cukup lumayan buat menambah penghasilan yang bisa dipakai belanja kecil-kecilan tiap harinya. Berikut screenshot fee yang saya ambil dari website PPOB saya:
Sebagai informasi, vendor PPOB saya menyediakan Web Report yang berisi menu Deposit dan Transaksi yang bisa diakses dengan memasukkan User ID dan Password keanggotaan kita. Screenshot di atas menampilkan informasi transaksi bulanan yang berisi tanggal, jumlah transaksi dalam lembar, fee dalam kolom admin, dan total rupiah transaksi dalam sebulan. Dari situ terlihat jumlah transaksi saya adalah sebanyak 424 lembar transaksi, ini termasuk pulsa yang keuntungannya bisa kita atur sendiri dan menariknya langsung, jadi exclude pada laporan di atas. Juga, terlihat rupiah transaksi sebesar Rp. 52.720.806, jumlah yang sangat besar, tapi harus diingat bahwa jumlah di atas hanyalah akumulasi perputaran deposit, silahkan merujuk kembali ke tulisan saya yang pertama. Yang tidak kalah menariknya, adalah informasi fee (pada kolom admin) yang jumlahnya Rp. 805.600,-. Menurut saya sebagai pemula, jumlah itu lumayan besar. Seandainya anda punya cicilan kredit motor atau cicilan kartu kredit yang jumlahnya sekitar lima ratus ribuan per bulannya, berarti anda tidak perlu mengganggu gaji bulanan anda, cukup membayarnya dari usaha sampingan Loket PPOB, benar bukan?
Dalam rentang waktu 2 s/d 5 hari oleh pihak vendor saya, ditransferlah bonus atas fee yang dikonversi kedalam bentuk deposit (tentunya bisa diuangkan melalui pembayaran rekening listrik, dll oleh pelanggan). Informasi mengenai bonus loket, pun dapat kita jumpai dalam Laporan Penjualan/ Web Report pada menu Deposit. Berikut screenshot depositnya:
Yah, menurut penilaian saya, cukup lumayan buat menambah penghasilan yang bisa dipakai belanja kecil-kecilan tiap harinya. Berikut screenshot fee yang saya ambil dari website PPOB saya:
Sebagai informasi, vendor PPOB saya menyediakan Web Report yang berisi menu Deposit dan Transaksi yang bisa diakses dengan memasukkan User ID dan Password keanggotaan kita. Screenshot di atas menampilkan informasi transaksi bulanan yang berisi tanggal, jumlah transaksi dalam lembar, fee dalam kolom admin, dan total rupiah transaksi dalam sebulan. Dari situ terlihat jumlah transaksi saya adalah sebanyak 424 lembar transaksi, ini termasuk pulsa yang keuntungannya bisa kita atur sendiri dan menariknya langsung, jadi exclude pada laporan di atas. Juga, terlihat rupiah transaksi sebesar Rp. 52.720.806, jumlah yang sangat besar, tapi harus diingat bahwa jumlah di atas hanyalah akumulasi perputaran deposit, silahkan merujuk kembali ke tulisan saya yang pertama. Yang tidak kalah menariknya, adalah informasi fee (pada kolom admin) yang jumlahnya Rp. 805.600,-. Menurut saya sebagai pemula, jumlah itu lumayan besar. Seandainya anda punya cicilan kredit motor atau cicilan kartu kredit yang jumlahnya sekitar lima ratus ribuan per bulannya, berarti anda tidak perlu mengganggu gaji bulanan anda, cukup membayarnya dari usaha sampingan Loket PPOB, benar bukan?
Dalam rentang waktu 2 s/d 5 hari oleh pihak vendor saya, ditransferlah bonus atas fee yang dikonversi kedalam bentuk deposit (tentunya bisa diuangkan melalui pembayaran rekening listrik, dll oleh pelanggan). Informasi mengenai bonus loket, pun dapat kita jumpai dalam Laporan Penjualan/ Web Report pada menu Deposit. Berikut screenshot depositnya:
- Perbanyak spanduk/informasi mengenai loket anda atau paling tidak buatlah spanduk yang mencolok.
- Usahakan spanduk atau neonbox anda terlihat dari segala sisi (sisi kiri dan kanan jalan).
- Bila diperlukan buatlah brosur yang isinya memperjelas keberadaan loket PPOB anda.
- Percepatlah koneksi data anda, hal ini untuk mengurangi waktu tunggu pelanggan. Pelanggan pasti merasa tidak nyaman jika mereka menunggu terlalu lama.
- Sediakan ruang tunggu/kursi tunggu untuk kenyamanan pelanggan.
- Usahakan buka di awal pagi, kadang pelanggan yang berstatus karyawan atau pegawai mampir untuk membayar rekening listrik, air, atau telpon sebelum mereka ke tempat kerjanya.
- Jangan sampai sering terjadi penolakan pembayaran dengan alasan deposit habis, hal ini bisa mempengaruhi reputasi loket kita di mata pelanggan yang bisa beralih ke tempat lain. Juga, jangan sampai terjadi penolakan dengan alasan koneksi offline (data atau kuota internet habis).
- Terimalah uang pelanggan dulu, kemudian cetak bukti pembayarannya.
- Ada baiknya, seperti yang disarankan oleh pengelola, sediakan detektor uang palsu. Juga sediakan uang receh untuk kembalian.
- Buatlah stempel lunas dan bila perlu stempel logo loket PPOB anda, beberapa customer leasing meminta stempel logo loket PPOB.
- Rawatlah Komputer dan Printer loket PPOB anda, bila perlu komputer anda hanya diperuntukkan khusus untuk mengelola sistem PPOB, hal ini untuk menghindari malware, virus, kuki, dan cache yang berlebihan yang bisa memperlambat koneksi internet anda.
- Transaksi terbanyak biasanya pada tanggal 5 s/d tanggal 20 tiap bulannya, silahkan anda mengoptimalkan deposit anda pada rentang waktu tersebut.
- Sebaiknya sediakan tempat parkir yang aman.
- Tidak ada salahnya anda membuka loket sampai malam hari dan pada hari Sabtu dan Ahad, jika kondisi memungkinkan.
- Buatlah Laporan Administrasi loket anda secara manual sebagai back up atas Web Report.


Pada gambar di atas, ditampilkan mengenai mutasi deposit selama sebulan yang menampilkan tanggal, jumlah dan jenis. Dari gambar di atas kita bisa menemukan informasi mengenai bonus/keuntungan yang saya dapatkan selama tansaksi bulan sebelumnya, jelas terlihat ternyata bonus/keuntungan yang saya dapatkan adalah Rp. 489.500,- bukan Rp. 805.600,- seperti yang tertera pada Laporan Penjualan di atas. Setelah bertanya ke admin/contact person vendor PPOB saya, ternyata dugaan saya salah, saya tidak memperhitungkan fee vendor PPOB saya sendiri. Bahwa, dalam Web Report tentang fee, di situ juga termasuk fee vendor saya sendiri. Jadi laporan tentang fee di atas terbagi menjadi dua, fee loket saya sendiri dan fee vendor saya. Sebenarnya, informasi mengenai fee sudah jelas terpampang pada web site vendor saya seperti pada screenshot di bawah ini:

Apa yang menjadi asumsi saya selama ini salah, saya menganggap fee yang ada dalam Web Report, itulah bonus atau keuntungan loket saya. Ternyata sayalah yang salah, dan mungkin orang yang tidak memperhatikan secara seksama dengan apa yang ditampilkan di website pengelola bisa saja salah menduga seperti saya. Dari gambar di atas didapatkan informasi keuntungan loket terbagi atas dua yakni Fee dan Admin. Dan bagian fee admin-lah yang ditampilkan di Web Report dan tentu saja pada struk pembayaran rekening pelanggan, hal inilah yang luput dari perhatian saya. Rumus fee sebenarnya loket PPOB saya adalah "Admin" dikurangi dengan "Fee" (Seperti yang tercantum di screenshot web site di atas). Untuk lebih jelasnya berikut perhitungan fee Loket PPOB saya dalam bentuk file excel, silahkan anda mengunduh filenya di sini untuk excel 2012 ke bawah dan di sini untuk excel 2013 ke atas.
Pelanggan adalah roh dari Loket PPOB maka rekrutlah sebanyak-banyaknya dan pertahankan agar mereka tidak pindah ke tempat lain, oleh karena itu berikanlah pelayanan yang terbaik. Berikut tips dan triknya (berdasarkan pengalaman loket PPOB saya):
Sebagai tambahan informasi vendor Usaha Loket Pembayaran PPOB ini, menurut saya, setelah membandingkan dengan yang lain, adalah yang terbaik dalam memberikan fee dan pelayanan. Silahkan anda menilai dan membandingkan sendiri. Pada akhirnya, selesailah tulisan saya mengenai Untung-rugi Usaha Loket PPOB ini, semoga tulisan ini bisa memberi manfaat bagi kita semua, terutama bagi anda yang mau membuka usaha seperti ini. Wassalam



